Cerita Misteri Gunung Salak, Tempat Pesugihan Hitam?

Cerita Misteri Gunung Salak, Tempat Pesugihan Hitam?

Posted by on Feb 24, 2021 in Artikel

Kali ini cerita misteri yang akan kita bahas adalah seputar Misteri Gunung Salak. Gunug Salak merupakan gunung yang terletak di perbatasan wilayah Kabupaten Bogor dan Sukabumi, Jawa Barat.

Keangkeran Gunung Salak ini dipercaya oleh banyak orang, lengkap dengan aura mistisnya yang kental dan menyeramkan. Ditambah lagi, gunung ini makin dikeramatkan setelah peristiwa jatuhnya pesawat Sukhoi pada Mei 2012 silam.

Bagi masyarakat Sunda, Gunung Salak ini memiliki makna tersendiri. Masyarakat sekitar menganggapnya sebagai tempat bersemayam dan turunnya para dewa atau batara. Masyarakat sunda sendiri, secara tradisional menganggap gunung ini sebagai kabuyutan.

Peranannya ini dapat dilihat dari cerita-cerita rakyat dan tuturan para sesepuh. Oleh masyarakat yang tinggal di kaki Gunung Salak, gunung tersebut merupakan kawasan yang penting. Karena menjadi asal usul daerah dan kehidupan mereka.

Gunung salak ini menyimpan banyak sekali misteri, yang mana masyarakat meyakini, bahwa siapa saja yang dapat menemukan atau mengerti rahasia yang di dalamnya, akan menjadi manusia yang arif. Keyakinan ini berasal dari tafsiran atas nama salak, yang dipercaya berasal dari kata Siloka atau Salaka. Maknanya, adalah simbol atau tanda.

Setiap tahun, acara-acara seremonial tradisi masih digelar di kawasan ini, karena kawasan ini memang merupakan kawasan yang disakralkan dan dihormati.

Gunung Salak juga dikenal sebagai destinasi wisata pendakian. Tingginya memang tidak sejajar dengan Gunung Gede-Pangrango yang juga ada di Jawa Barat. Namun karena mitos dan keangkerannya, gunung ini menjadi tantangan tersendiri untuk didaki. Gunung Salak dapat didaki dari beberapa jalur, yakni jalur Cangkuang-Cidahu, Curug Pilung-Giri Jaya, Kutajaya-Cimelati, atau jalur Pasir Rengit.

Gunung ini pun menyimpan banyak misteri. Hingga dipercaya bahwa ada sejumlah pantangan yang berlaku di kawasan gunung tersebut. Selain itu, sejumlah kisah tentang adanya penampakan makhluh halus juga sering didengar.


Baca Menarik Lainnya :


Menurut beberapa penduduk di sekitar Gunung Salak, ada beberapa kawasan yang dihuni dan dikuasai oleh makhluk tak kasat mata. Termasuk di kawasan kaki gunung, yang menurut kepercayaan setempat, dikuasai oleh sosok magis berjuluk Ki Baping Mayit.

Sedangkan di Puncak Salak IV, banyak pernyataan menuturkan ada sesosok nenek yang selalu menampakan diri mulai pukul sembilan pagi, kemudian pukul dua belas siang, dan hingga malam hari, dengan lokasi yang kerap berpindah-pindah.

Uniknya, di Puncak Salak I terdapat petilasan yang sering disebut sebagai petilasan “Embah Salak”. Di area ini, jangan coba-coba berbuat tidak sopan. Pernah ada sebuah cerita, tentang seseorang yang mencoba mabuk-mabukan bersama teman-temannya.

Dan kawanan pemuda ini kemudian ditemukan pingsan dalam kondisi tidak berbusana. Ada pula yang mengaku melihat pria berpakaian kuno menampar pemuda ini dengan keras.

Menurut Juru Kunci Gunung Salak, ada beberapa pantangan yang tidak boleh dilanggar, sebagai orang awam yang datang ke kawasan ini. Yaitu tidak boleh sombong, dan jangan pernah menanyakan dimana keberadaan buah salak di Gunung Salak.

Selain itu, bagi pendaki atau orang yang baru masuk ke Gunung Salak, jangan sekali-kali mengambil sesuatu, khususnya bunga anggrek. Menurut kepercayaan, bunga tersebut adalah tanaman milik para makhluk halus yang mendiami gunung tersebut.

Di Gunung Salak ini, cukup sering terjadi, ada pendaki gunung yang tersesat, padahal lokasi tersesatnya pendaki tersebut tidak jauh dari pemukiman warga sekitar. Selain itu ada juga kisah tentang wisatawan yang datang dengan sangat kehausan, padahal di sebelahnya terdapat mata air yang cukup banyak.

Bahkan, pernah ada cerita pula, tentang seseorang yang melakukan pendakian, dan setelah itu tidak ada kabarnya lagi. Padahal sudah banyak penduduk dan tim penyelamat mencari.

Satu hal lagi yang aneh terkait Gunung Salak, adalah datang dan perginya kabut secara tiba-tiba. Jika pendaki gunung yang baru pertama kali masuk ke Gunung Salak, pastinya akan panik, dengan turunnya kabut pekat secara tiba-tiba. Walaupun pada saat itu kondisi cuaca di luar masih sangat cerah.

Apabila turun kabut seperti ini, maka seseorang diarahkan untuk langsung berdoa sesuai keyakinannya, dan kemudian meminta ijin kepada penghuni gaib setempat. Karena bisa jadi, ada yang tidak disukai dari kedatangan atau keberadaan orang tersebut.

Kisah lainnya, berdasarkan penuturan beberapa warga setempat, sejumlah orang pernah melihat hewat sebangsa babi hutan yang sangat besar, kira-kira sebesar mobil truk. Dan ada juga yang pernah mengaku melihat hewan ini muncul secara tiba-tiba, kemudian menghilang begitu saja.

Terlepas dari banyaknya cerita misteri yang beredar seputar Gunung Salak, dan benar tidaknya cerita tersebut, tidak dapat dipungkiri bahwa Gunung Salak memiliki pemandangan yang luar biasa indah. Hutannya yang masih asri dan belum banyak terjamah manusia, tentu saja merupakan daya tarik tersendiri bagi para pendaki.

Soal pantangan-pantangannya sendiri, tentu saja, sudah jelas bahwa dimanapun kita berada, memang sebaiknya memegang norma kesopanan yang berlaku di daerah tersebut.

Anda sendiri, bagaimana? Sudah pernah mendengar, tentang kisah misteri Gunung Salak? Atau barangkali pernah melakukan pendakian ke gunung ini? Boleh ceritakan pengalaman Anda di kolom komentar.