7 Cara Menghemat Uang Gaji Bulanan

Posted by on Aug 29, 2020 in Artikel

7 Cara Menghemat Uang Gaji Bulanan

Bagi Anda yang bekerja, tentu akan merasa senang saat tanggal gajian sudah mulai dekat. Setelah menerima gaji seringkali Anda menjadi boros dan menghabiskannya untuk hal-hal yang tidak terlalu berguna, sehingga Anda akan merasa uang gaji yang diterima tidak cukup untuk sebulan. Untuk mengetahui cara berhemat uang gaji bulanan, mari simak ulasannya berikut ini!

Cara Menghemat Uang Gaji Bulanan

1. Menulis Target dan Rencana Keuangan

Hal yang harus Anda lakukan setelah menerima gaji adalah menyusun target dan anggaran pengeluaran untuk mengetahui besaran uang yang dikeluarkan selama satu bulan ke depan. Upayakan untuk membelanjakan uang gaji Anda dengan bijak, yaitu dengan membedakan mana kebutuhan dan mana keinginan.

Usahakan untuk tidak menggunakan uang melebihi anggaran yang sudah disusun. Apabila masih ada uang yang tersisa, Anda bisa mengalokasikannya untuk tabungan, investasi, dana darurat, atau kebutuhan lainnya.

2. Hanya Membeli Barang yang Dibutuhkan

Cara menghemat uang belanja yang bisa Anda lakukan adalah membeli barang yang dibutuhkan saja. Sebelum memutuskan untuk membeli suatu barang, sebaiknya tanyakan pada diri sendiri terlebih dahulu apakah Anda benar-benar membutuhkannya atau tidak. Jika besaran gaji bulanan yang diterima tidak terlalu banyak, sebaiknya belilah barang kebutuhan yang bersifat pokok.

3. Hentikan Kebiasaan Boros

Salah satu cara untuk menghemat uang gaji Anda adalah dengan menghentikan kebiasaan boros, seperti nongkrong di café, shopping, dan lain sebagainya. Bagi Anda yang menyukai kopi, mungkin sehari saja tanpa secangkir kopi rasanya seperti ada yang kurang. Jika terasa berat untuk meninggalkan kebiasaan ini, Anda bisa mencoba menguranginya secara perlahan.

Apabila dalam seminggu biasanya menghabiskan 3 sampai 4 gelas kopi, maka Anda bisa menguranginya menjadi 1 sampai 2 gelas saja. Dibandingkan untuk membeli kopi, Anda bisa menyisihkan uang tersebut untuk kebutuhan lainnya yang lebih penting atau ditabung sebagai dana darurat.

4. Beralih Menggunakan Transportasi Umum

Bagi Anda yang masih sering menggunakan transportasi online, mulai sekarang bisa beralih menggunakan transportasi umum agar lebih hemat. Meskipun sering menawarkan diskon dan promo menarik, namun bila dikalkulasikan jumlah uang yang dikeluarkan untuk transportasi online cukup tinggi.

Anda bisa beralih menggunakan transportasi umum seperti angkutan kota, bus, atau KRL yang lebih murah. Dengan begitu, Anda bisa lebih menghemat biaya yang harus dikeluarkan untuk transportasi.

5. Jangan Berhutang

Bagi Anda yang memiliki gaji yang terbilang rendah dan hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari saja, maka upayakan untuk tidak memiliki hutang apapun, baik berhutang kepada orang lain, lembaga keuangan, atau cicilan kartu kredit. Hutang justru akan menambah beban finansial Anda karena adanya bunga yang diberlakukan.

Apabila tidak terlalu mendesak, Anda bisa menggunakan tabungan atau dana darurat yang dimiliki saja. Alih-alih meringankan beban, hutang justru membuat Anda semakin kesulitan. Karena besaran bunga pinjaman yang terbilang tinggi, terutama jika meminjam pada bank, koperasi simpan pinjam, atau lembaga keuangan lainnya.

6. Cari Penghasilan Tambahan

Bagi yang sering merasa uang gajinya kurang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Anda bisa mencoba mencari penghasilan tambahan. Anda bisa memanfaatkan keahlian yang dimiliki dengan menjadi penulis lepas untuk mendapatkan tambahan penghasilan atau berjualan online.

7. Bersedekah

Meski terkesan mudah dan sepele, hal tersebut seringkali dilupakan dan tidak dilakukan. Agar gaji yang Anda terima bisa menjadi berkah, pastikan untuk selalu mengucap syukur kepada Tuhan dengan cara bersedekah. Ketika mau berbagi dengan sesama, Anda tidak akan merasa kekurangan, karena dengan bersedekah pintu-pintu rezeki akan terbuka.

Ketujuh cara menghemat uang gaji di atas bisa Anda coba terapkan agar gaji bulanan yang diterima tidak habis dengan sia-sia. Cobalah untuk mengurangi kebiasaan menghambur-hamburkan uang dan jangan lupa sisihkan sebagian pendapatan Anda untuk bersedekah dan tabungan sebagai bekal di masa mendatang.